BBM subsidi diselewengkan untuk tambang emas ilegal di Kuansing, polisi tangkap pelaku, dalang di balik praktik ini mulai terungkap.
Praktik ilegal yang merugikan rakyat akhirnya terbongkar. BBM subsidi yang seharusnya untuk masyarakat justru disedot untuk mendukung tambang emas ilegal di Kuansing.
Polisi kini berhasil menangkap pelaku, namun siapa dalang sebenarnya di balik jaringan ini? Simak fakta lengkap dan pengakuan mengejutkan yang mulai terungkap di Bekingan.
Polisi Bongkar Praktik Penyuplai BBM Subsidi
Aparat kepolisian dari Polda Riau berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang disalurkan ke tambang emas ilegal di wilayah Kuantan Singingi (Kuansing). Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan distribusi BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.
Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan intensif yang dilakukan sejak awal April 2026. Polisi menerima informasi adanya aktivitas pelangsiran BBM subsidi secara ilegal yang diduga digunakan untuk mendukung kegiatan tambang emas tanpa izin (PETI).
Langkah cepat dilakukan aparat untuk memutus rantai distribusi ilegal tersebut. Penindakan ini tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga bertujuan membongkar jaringan yang lebih luas di balik praktik tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penangkapan Pelaku Dan Modus Operasi
Polisi akhirnya menangkap seorang pria berinisial MI pada Minggu pagi, 5 April 2026. Ia diamankan saat melintas di Jalan Sudirman Lintas Riau–Sumbar, tepatnya di wilayah Kuantan Mudik.
Saat ditangkap, pelaku tengah mengangkut BBM subsidi menggunakan mobil pickup yang telah dimodifikasi. Modifikasi tersebut memungkinkan kendaraan membawa BBM dalam jumlah besar tanpa mudah terdeteksi.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui menggunakan berbagai cara untuk mengelabui petugas. Ia mengisi BBM secara berulang di SPBU dengan mengganti pelat nomor kendaraan, kemudian memindahkannya ke jeriken untuk ditimbun dan dijual kembali.
Baca Juga:Â Pemerintah Pastikan BBM Bersubsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Ini Alasannya
Barang Bukti Dan Skala Penimbunan
Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan 10 jeriken berisi biosolar di dalam kendaraan pelaku. Namun, temuan lebih besar didapat saat penggeledahan dilakukan di rumah pelaku.
Di lokasi tersebut, aparat menemukan penimbunan BBM dalam skala besar, termasuk dua tangki berkapasitas masing-masing 1.000 liter dan satu tangki berkapasitas 800 liter. Selain itu, terdapat sejumlah jeriken tambahan berisi BBM subsidi.
Secara keseluruhan, total BBM subsidi yang diamankan mencapai sekitar 3.200 liter. Barang bukti lain yang turut disita meliputi kendaraan pickup, tangki penampungan, serta alat pompa yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.
BBM Subsidi Untuk Tambang Emas Ilegal
Hasil penyidikan mengungkap bahwa sebagian besar BBM subsidi tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kuantan Mudik. BBM menjadi bahan bakar utama mesin dompeng yang digunakan dalam penambangan.
Praktik ini dinilai sangat merugikan, karena BBM subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat justru dialihkan untuk kegiatan ilegal. Selain itu, aktivitas tambang tanpa izin juga berdampak buruk terhadap lingkungan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyalahgunaan BBM subsidi tidak hanya melanggar hukum distribusi energi, tetapi juga memperkuat ekosistem tambang ilegal yang merusak alam dan merugikan negara.
Upaya Penegakan Hukum Dan Pengembangan Kasus
Polda Riau menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari strategi untuk memutus mata rantai pasokan BBM ke tambang ilegal. Penindakan dilakukan dari hulu hingga hilir agar praktik serupa tidak kembali terjadi.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolda Riau. Penyidik juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik kasus ini.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa penyalahgunaan BBM subsidi akan ditindak tegas. Aparat juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan aktivitas ilegal demi menjaga lingkungan dan keadilan distribusi energi.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari beritasatu.com