KPK mengungkap pensiunan Sekjen Kemenaker, Hery Sudarmanto, diduga beli mobil mewah pakai uang pemerasan izin TKA.
KPK mengungkap skandal mengejutkan yang melibatkan Hery Sudarmanto (HS), mantan Sekjen Kemenaker. Meskipun sudah pensiun, Hery diduga masih menerima uang hasil pemerasan izin Tenaga Kerja Asing (TKA), yang menurut KPK digunakan untuk membeli mobil mewah. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini hanya ada di Bekingan.
Skandal Pemerasan Izin TKA
KPK mengungkapkan bahwa Hery Sudarmanto, yang telah pensiun dari Kemnaker, menerima sejumlah uang dari pemerasan izin TKA. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa praktik kotor ini terus berlangsung bahkan setelah Hery tidak lagi menjabat secara resmi. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai sistem pengawasan dan integritas di lingkungan Kemnaker.
Dana hasil pemerasan tersebut tidak langsung masuk ke rekening Hery. KPK menemukan bahwa uang itu ditampung di rekening kerabatnya sebagai modus untuk menyamarkan jejak. Dari rekening inilah, sebagian dana kemudian digunakan untuk pembelian aset pribadi yang mencolok.
“Uangnya berasal dari agen TKA juga. Saat ini mobilnya juga sudah disita penyidik,” imbuh Budi. Penemuan ini menunjukkan betapa rapinya modus operandi yang digunakan Hery untuk menikmati hasil kejahatannya, bahkan setelah masa baktinya berakhir.
Mobil Mewah Dari Dana Haram
Salah satu bukti konkret dari aliran dana haram ini adalah pembelian sebuah mobil mewah. KPK berhasil mengidentifikasi dan menyita kendaraan tersebut. Ini menjadi petunjuk kuat bagaimana dana hasil pemerasan TKA dialihkan untuk kepentingan pribadi sang mantan pejabat.
“Dari uang yang ditampung di rekening kerabatnya tersebut, ada yang digunakan untuk membeli mobil. Toyota Innova Reborn Zenix tahun 2024,” ujar Budi. Jenis mobil yang dibeli, yaitu Toyota Innova Reborn Zenix keluaran terbaru, mengindikasikan besarnya jumlah uang yang berhasil dikumpulkan dari praktik pemerasan.
Penyitaan mobil ini merupakan langkah penting KPK dalam mengumpulkan bukti dan memulihkan aset negara yang dicuri. Mobil tersebut kini menjadi barang bukti vital dalam penyidikan kasus korupsi yang menjerat Hery Sudarmanto.
Baca Juga: Mahfud MD Bongkar Dugaan Bisnis Gelap Kuota Haji Furoda, Nilainya Capai Puluhan Juta per Visa
Peran Hery Sudarmanto Pasca-Pensiun
Meskipun sudah pensiun, KPK masih mendalami bagaimana Hery Sudarmanto bisa terus menerima uang dari agen TKA. Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyelidik berupaya mengungkap peran Hery dalam proses penerbitan dokumen RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing) di Kemnaker. Diduga, Hery masih memiliki pengaruh signifikan.
“Bagaimana peran yang dilakukannya walaupun sudah tidak aktif lagi sebagai pegawai, namun masih punya pengaruh dalam proses penerbitan dokumen RPTKA di Kemenaker,” sebut Budi. Pengaruh ini memungkinkan Hery untuk terus memeras agen-agen TKA, memanfaatkan jaringannya di internal Kemnaker.
Penyelidikan ini akan menggali lebih dalam mengenai jaringan dan metode yang digunakan Hery untuk mempertahankan pengaruhnya. KPK ingin memastikan bahwa praktik-praktik seperti ini tidak terulang dan membersihkan birokrasi dari oknum-oknum yang merugikan negara dan masyarakat.
Jaringan Korupsi di Kemnaker
Kasus dugaan korupsi di Kemnaker ini telah berkembang menjadi skandal besar. KPK menduga praktik pemerasan dalam pengurusan izin penggunaan TKA ini terjadi selama periode 2019-2023, dengan total uang yang terkumpul mencapai Rp 53 miliar. Ini menunjukkan skala kejahatan yang sangat luas dan terstruktur.
Awalnya, ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Namun, dengan terungkapnya peran Hery Sudarmanto, jumlah tersangka kini bertambah menjadi sembilan orang. Mereka adalah pejabat dan staf di lingkungan Kemnaker yang diduga terlibat dalam pemerasan calon TKA.
Daftar tersangka meliputi Koordinator, Petugas Hotline, Analis, Pengantar Kerja, Direktur Jenderal, hingga Staf Ahli Menteri, menunjukkan bahwa korupsi ini merata di berbagai level jabatan. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan membersihkan Kemnaker dari praktik-praktik korupsi.
Jangan lewatkan update berita seputaran Bekingan serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari bitvonline.com