Bareskrim Polri kini tengah menelusuri aliran uang dari 20 tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan judi online internasional.
Para tersangka tersebut sebelumnya diamankan dalam rangkaian operasi siber yang menyasar pengendali situs, pengelola server, hingga admin keuangan. Kasus ini disebut sebagai salah satu operasi terbesar dalam pemberantasan judi daring sepanjang tahun.
Penatapan tersangka tersebut membuka tabir praktik penyalahgunaan kewenangan dalam pencucian uang, sekaligus menegaskan komitmen aparat penegak hukum dalam membongkar kejahatan judi online internasional. Berikut ini Bekingan akan membahas lebih dalam mengapa keputusan ini sangat dipermaslahkan dan apa dampaknya.
Penyidik Libatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Untuk memperkuat proses penelusuran, Bareskrim Polri bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kolaborasi ini diperlukan mengingat banyaknya transaksi mencurigakan dengan nominal besar yang diduga terkait jaringan judi online tersebut. Beberapa transaksi bahkan dilakukan secara berlapis untuk mengaburkan sumber dana.
PPATK membantu penyidik dalam memetakan aliran uang yang diduga dialihkan ke sejumlah rekening penampung. Dari hasil awal, ditemukan adanya transaksi yang mengarah pada perusahaan cangkang dan akun rekening atas nama pihak ketiga. Temuan ini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri dugaan praktik pencucian uang.
Kerja sama lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat proses pembuktian, sekaligus memastikan tidak ada dana ilegal yang lolos dari pengawasan. Selain itu, hasil analisis nantinya juga akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menjerat pelaku dengan pasal tambahan.
Diduga Terhubung ke Server Luar Negeri
Dalam pengembangan kasus, penyidik mendapati beberapa situs judi yang dikelola tersangka terhubung dengan server luar negeri. Kondisi ini membuat proses pengungkapan membutuhkan koordinasi dengan otoritas terkait di negara lain. Bareskrim menyebutkan bahwa langkah tersebut dilakukan melalui jalur kerja sama internasional yang telah dijalin.
Penggunaan server luar negeri disebut sebagai salah satu strategi pelaku untuk menghindari pelacakan aparat dalam negeri. Selain itu, metode tersebut juga memudahkan perpindahan dana antarnegara dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, polisi menaruh perhatian khusus pada setiap aktivitas transaksi lintas batas.
Meskipun menghadapi tantangan teknis, penyidik menyatakan tetap berkomitmen menuntaskan kasus hingga ke akar jaringan. Proses pengumpulan barang bukti digital pun terus dilakukan guna memperkuat konstruksi perkara yang sedang berjalan.
Baca Juga: Skandal Kredit LPEI: Kortastipidkor Tetapkan 6 Tersangka Korupsi
Potensi Penerapan Pasal Pencucian Uang
Selain dijerat pasal terkait perjudian online, para tersangka juga berpotensi dikenakan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hal ini mengingat kuatnya dugaan bahwa dana hasil kejahatan disamarkan melalui berbagai skema transaksi keuangan. Penyidik kini tengah menghitung total nilai dana yang teridentifikasi.
Penerapan pasal TPPU dianggap penting agar pelaku tidak hanya mendapat hukuman pidana, tetapi juga kehilangan seluruh hasil kejahatan yang diperoleh. Dengan begitu, aparat berharap jaringan serupa tidak lagi berkembang karena tidak memiliki sumber pendanaan.
Langkah penegakan hukum ini juga menjadi pesan tegas bahwa kejahatan siber yang merugikan masyarakat luas akan ditindak secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi pelaku, tetapi juga aliran dana yang menopang aktivitas jaringan.
Komitmen Polri Berantas Judi Online
Bareskrim Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat operasi pemberantasan judi online di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan mengingat dampak sosial yang ditimbulkan, mulai dari kerugian ekonomi keluarga hingga kasus kriminal turunan. Masyarakat pun diimbau untuk tidak terlibat dalam segala bentuk aktivitas perjudian daring.
Selain penindakan, Polri juga mendorong edukasi publik mengenai bahaya judi online melalui berbagai kanal informasi. Penyuluhan ini diharapkan mampu menekan angka partisipasi masyarakat terhadap situs-situs ilegal yang masih beredar.
Penyidik memastikan proses hukum terhadap para tersangka akan berjalan transparan sesuai prosedur. Pemeriksaan saksi, analisis transaksi, hingga pengumpulan bukti tambahan terus dilakukan guna membawa kasus ini ke tahap persidangan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Bekingan serta berbagai informasi menarik lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
1. Gambar Utama dari jombangnews.co.id
2. Gambar Kedua dari tribunnews.com